Hanggini, si perempuan kemarin sore

aku merajut aksara demi aksara, merangkai serpihan-serpihan hati yang pernah tercerai-berai, yang dikhianati kehidupan juga takdir. menunggu waktu untuk kelopakku kembali mekar. tak tau kapan, tapi harap-harap mekarku tak mengukir luka bagi siapapun.

Jelaga-jelaga di ruang kosong Hati

Aku kuncup bunga yang menunggu mekar, tumbuh di cela-cela luka, dari lara dan rintik doa. Mencoba mekar bukan dengan kebahagiaan tapi dari air mata yang semakin mengokohkan akarku.

aku jatuh cinta pada segala hal indah

https://open.spotify.com/intl-id/track/6BYKFXDC8VvkTMgVkxbXvp